Ini Wajah Baru Kantor DPD PKS Kabupaten Bekasi

PKSBekasi, Tambun Selatan – Menyusul selesainya Musyawarah Nasional DPP PKS yang berakhir pada tanggal 29 November 2020 lalu di Bandung, sekaligus peresmian Lambang Partai yang baru, Kantor DPD PKS Kabupaten Bekasi ikut pula berbenah.

Setelah didahului dengan penggantian lambang baru di pintu utama kantor, juga di beberapa ruangan dalam pekan lalu, dilakukan pemasangan lambang baru dibagian depan bangunan utama Kantor DPD PKS Kab. Bekasi, Jln. KH Noer Alie Blok A no. 16, Kel. Setiadarma, Kec. Tambun Selatan, Kab. Bekasi pada Kamis ( 10/12 ).

Proses pergantian lambang baru Partai Keadilan Sejahtera yang terlihat lebih segar dengan warna dan bentuk baru ini, membuat antusias para kader dan simpatisan partai berlambang Padi dan Bulan Sabit kembar yang saling bertolak belakang itu. Harapan baru akan Indonesia yang lebih baik di masa yang akan datang semoga akan lebih cepat terwujud.

Bagikan

Angka Pengangguran Kabupaten Bekasi Meningkat, PKS Minta Disnaker Kerja Keras Dan Cerdas

PKSBekasi,Cikarang Pusat – Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat mencatat angka pengangguran di Kabupaten Bekasi mengalami peningkatan 2,54 persen pada 2019-2020. Angka pengangguran pada 2019 mencapai 9,00 persen dan 2020 sebesar 11,54 persen.
Menanggapi hal ini, salah satu anggota DPRD Fraksi PKS, Rusdi Haryadi di Bekasi, 7/12/2020,meminta Disnaker kerja keras dan cerdas menyelesaikan masalah ini. “Meningkatnya angka pengangguran menunjukan bahwa Disnaker gagal dalam mengantisipasi permasalah ini.”Jelas Rusdi. 
Meningkatnya jumlah pengangguran harusnya dapat diantispasi oleh Disnaker, sebab masalah utama seperti bertambah  jumlah lulusan, dan tutupnya beberapa perusahaan di masa pandemik dapat mudah dievaluasi,” jangan menunggu angka pengangguran meningkat baru ada evaluasi kinerja,   harusnya bisa diantisipasi sejak awal.” Tegas Rusdi. 
Faktor keberhasilan menghadapi persoalan pengangguran salah satunya ditentukan oleh sejauhmana peran stakeholder (Pemerintah, Pengusaha dan Pekerja) dalam membangun hubungan industrial yang harmonis, dinamis dan berkeadilan.
Menurut Rusdi yang juga Sekretaris Komisi VI DPRD Kabupaten Bekasi, permasalahan ketenagakerjaan yang menjadi persoalan saat ini, khususnya di Kabupaten Bekasi, tidak dapat dilihat secara parsial. “Semua aspek yang tercakup dalam bidang ketenagakerjaan, mempunyai kaitan satu sama lain, mulai dari aspek perencanaan, pelatihan, penempatan, pelaksanaan hubungan industrial sampai tingkat pengawasannya.” Tutup Rusdi

Bagikan

PKS Ingatkan Masyarakat Waspada Dampak Bencana Musim Penghujan Di Wilayah Kabupaten Bekasi

PKSBekasi,Cikarang Pusat – Tingginya curah hujan disertai angin di wilayah Kabupaten Bekasi, menjadi kewaspadaan bagi seluruh masyarakat,demikian ungkap Imam Hambali,Ketua Fraksi PKS Kabupaten Bekasi, saat menjelaskan dikediamannya, Bekasi, 7/12/2020.
Salah satu dampak yang sering dialami masyarakat,lanjut Imam  adalah tumbangnya beberapa pohon, dipemukiman penduduk,termasuk beberapa pohon yang ada dipinggir jalan-jalan di wilayah Kabupaten Bekasi. 
“Saya minta kepada pihak terkait, terutama kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi, untuk memantau dan merapihkan pohon-pohon besar, di seluruh jalan yang berpotensi tumbang, sehingga berbahaya bagi keselamatan para pengendara roda dua dan empat,” jelas Imam. 
Kepada seluruh warga Kabupaten Bekasi harus membangun kewaspadaan terhadap potensi bencana akibat perubahan iklim saat ini, seperti banjir, longsor dan termasuk pohon tumbang di musim hujan ini. 
“Informasi yang disampaikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kita semua perlu kewaspadaan yang tinggi untuk mengantisipasi bencana alam karena puncak fenomena La Nina di Indonesia akan terjadi di Desember 2020 – Januari 2021, yang berbarengan dengan musim hujan Januari – Februari 2021.” Tutup Imam

Bagikan

PKS Kabupaten Bekasi Beritahukan Lambang Baru PKS ke Tiga Instansi

PKSBekasi, Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Bekasi hari ini (7/12/2020) mengirimkan surat pemberitahuan terkait perubahan lambang baru PKS kepada KPUD Kabupaten Bekasi, Bawaslu Kabupaten Bekasi dan Badan Kesbangpol Kabupaten Bekasi.
Sekretaris Umum DPD PKS Kabupaten Bekasi Imam Hambali mengatakan bahwa pemberitahuan perubahan lambang baru PKS hasil Munas V PKS akhir November 2020 sebagai instruksi DPP yang harus dijalankan oleh struktur di bawahnya. “Kami hari ini berkirim surat agar para stakeholder mengetahui perubahan logo baru PKS”, terangnya.
Imam yang juga Ketua Fraksi PKS DPRD Kabupaten Bekasi juga telah berkirim surat  terkait hal yang sama atas nama Fraksi PKS kepada Sekretariat DPRD Kabupaten Bekasi. PKS perlu memberitahukan perubahan lambang baru PKS sebagai bentuk sosialisasi resmi dari partai politik yang ada di Kabupaten Bekasi.
Lebih lanjut Imam mengatakan, PKS Kabupaten Bekasi telah mengaplikasikan perubahan lambang baru PKS ke dalam semua atribut baik papan nama kantor, kop surat, stempel dan berbagai pakaian resmi PKS.
Imam berharap, dengan pemberitahuan resmi ini, para stakeholder mengetahui perubahan lambang baru PKS. “Lambang baru PKS perlu diketahui oleh semua pihak. Kami telah melakukannya menggunakan sosial media dan bersurat secara resmi”, pungkasnya.

Bagikan

Pancasila, Islam dan PKS Dalam Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan

PKSBekasi,Cikarang Timur – Sebagai tokoh pendiri JAWARA ( Jaringan Wirausaha Rakyat ) dan juga anggota DPRD provinsi Jawa Barat H. Faizal selalu hadir di tengah-tengah masyarakat baik dalam jaring aspirasi maupun mengedukasi masyarakat, Pada kesempatan  Selasa ( 1/12/2020 ) bertempat di RM. Kupat Tahu, Jl. Rusa Raya, perumahan Cikarang Baru wilayah Cikarang Timur, kali ini anggota Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat dari dapil 9 ( Kabupaten Bekasi ) menggelar kegiatan bertajuk “Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan. Kegiatan ini di hadiri oleh pengurus DPC dan juga DPRa PKS di dapil 6 Kabupaten Bekasi, dengan mengikuti arahan dan protokol COVID-19 kegiatan ini dilaksanakan. Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan bertajuk Citra Bhakti/Parlemen Dalam Sketsa Kebangsaan pada kesempatan kali ini  H. Faizal Hafan Farid sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa Barat mengajak kepada seluruh element masyarakat terutama pemuda agar senantiasa menjaga Pancasila sebagai dasar negara, karena Pancasila merupakan warisan umat Islam terutama Ulama dalam rangka menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, Oleh sebab itu tuduhan-tuduhan yang senantiasa diarahkan kepada umat Islam dengan anti Pancasila merupakan tuduhan yang sangat keliru dan tidak mendasar, Karena secara historis Umat Islam lah yang memiliki kontribusi paling besar dalam melahirkan Pancasila, Beberapa tokoh penting Umat Islam  diantaranya adalah ” KH Agus Salim, KH Wahid Hasyim, K.H Kahar Muzzakar dan Abikusno Tjokrosuyoso, serta Mohammad Natsir,  merekalah yang merumuskan bunyi sila di dalam Pancasila. Oleh karenanya umat Islam harus menjadi garda terdepan dalam menjaga Pancasila, tegasnya.
Ada sebuah ancaman yang akan merubah Pancasila dengan membuat undang-undang Haluan Ideologi Pancasila ( HIP.red ) yang akan merubah Pancasila menjadi Trisila dan Eka sila hal ini menjadi perdebatan panas di DPR RI, PKS dengan lantang menentang rancangan Undang-undang tersebut karena berpotensi memecah belah kerukunan antar umat beragama dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, tegas Faizal.
Dalam kesempatan terakhir H. Faizal  mengajak kepada segenap elemen bangsa terutama generasi muda agar senantiasa menjaga keutuhan NKRI dalam kebhinekaan jangan mudah terprovokasi dan selalu membangun komunikasi yang baik dengan seluruh elemen anak bangsa, terlebih di masa pandemi COVID-19 saat sekarang ini yang di butuhkan adalah kerjasama, patuhi aturan pemerintah, jaga kesehatan supaya wabah ini segera berakhir dari Indonesia.

Bagikan

Abdul Jabar : Generasi Muda Harus Memahami Apa dan Pentingnya 4 Pilar Kebangsaan

PKSBekasi,Tambun Selatan – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat DR. H. Abdul Jabar Majid, MA pada hari Selasa 1 Desember 2020 menjadi pembicara pada kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan.
Di hadapan peserta dari pengurus Gema Keadilan Kabupaten Bekasi, Abdul Jabar menekankan pentingnya generasi muda membaca sejarah bangsanya, mengerti arti penting 4 pilar kebangsaan bagi kehidupan dan keberlangsungan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Pancasila adalah kesepakatan para tokoh pendiri bangsa untuk hidup bersama dengan menjadikannya sebagai dasar perilaku berbangsa dan bernegara”, tegasnya Anggota dewan yang berasal dari dapil Jabar IX Kabupaten Bekasi.
Rusdi Haryadi selaku Ketua DPD Gema Keadilan Kabupaten Bekasi mengaku senang dan bangga atas undangan kegiatan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan untuk anggotanya, terutama pengurus Gema Keadilan di tingkat Kecamatan Se-kabupaten Bekasi.
“Saya sangat berterimakasih kepada Pak Ustad Abdul Jabar Majid atas terselenggaranya acara yang sangat baik ini. Semoga generasi muda kita semakin paham dengan 4 Pilar Kebangsaan dan bergerak berkolaborasi dengan semua pihak untuk membangun dan menjaga kejayaan NKRI”, katanya dalam sambutan.
Acara yang dihelat di Aula DPD PKS Kabupaten Bekasi itu diikuti oleh tig puluh lima orang peserta yang berasal dari pengurus Gema Keadilan Kabupaten Bekasi.

Bagikan