Angka Pengangguran Kabupaten Bekasi Meningkat, PKS Minta Disnaker Kerja Keras Dan Cerdas

PKSBekasi,Cikarang Pusat – Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat mencatat angka pengangguran di Kabupaten Bekasi mengalami peningkatan 2,54 persen pada 2019-2020. Angka pengangguran pada 2019 mencapai 9,00 persen dan 2020 sebesar 11,54 persen.
Menanggapi hal ini, salah satu anggota DPRD Fraksi PKS, Rusdi Haryadi di Bekasi, 7/12/2020,meminta Disnaker kerja keras dan cerdas menyelesaikan masalah ini. “Meningkatnya angka pengangguran menunjukan bahwa Disnaker gagal dalam mengantisipasi permasalah ini.”Jelas Rusdi. 
Meningkatnya jumlah pengangguran harusnya dapat diantispasi oleh Disnaker, sebab masalah utama seperti bertambah  jumlah lulusan, dan tutupnya beberapa perusahaan di masa pandemik dapat mudah dievaluasi,” jangan menunggu angka pengangguran meningkat baru ada evaluasi kinerja,   harusnya bisa diantisipasi sejak awal.” Tegas Rusdi. 
Faktor keberhasilan menghadapi persoalan pengangguran salah satunya ditentukan oleh sejauhmana peran stakeholder (Pemerintah, Pengusaha dan Pekerja) dalam membangun hubungan industrial yang harmonis, dinamis dan berkeadilan.
Menurut Rusdi yang juga Sekretaris Komisi VI DPRD Kabupaten Bekasi, permasalahan ketenagakerjaan yang menjadi persoalan saat ini, khususnya di Kabupaten Bekasi, tidak dapat dilihat secara parsial. “Semua aspek yang tercakup dalam bidang ketenagakerjaan, mempunyai kaitan satu sama lain, mulai dari aspek perencanaan, pelatihan, penempatan, pelaksanaan hubungan industrial sampai tingkat pengawasannya.” Tutup Rusdi

Bagikan

PKS Ingatkan Masyarakat Waspada Dampak Bencana Musim Penghujan Di Wilayah Kabupaten Bekasi

PKSBekasi,Cikarang Pusat – Tingginya curah hujan disertai angin di wilayah Kabupaten Bekasi, menjadi kewaspadaan bagi seluruh masyarakat,demikian ungkap Imam Hambali,Ketua Fraksi PKS Kabupaten Bekasi, saat menjelaskan dikediamannya, Bekasi, 7/12/2020.
Salah satu dampak yang sering dialami masyarakat,lanjut Imam  adalah tumbangnya beberapa pohon, dipemukiman penduduk,termasuk beberapa pohon yang ada dipinggir jalan-jalan di wilayah Kabupaten Bekasi. 
“Saya minta kepada pihak terkait, terutama kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi, untuk memantau dan merapihkan pohon-pohon besar, di seluruh jalan yang berpotensi tumbang, sehingga berbahaya bagi keselamatan para pengendara roda dua dan empat,” jelas Imam. 
Kepada seluruh warga Kabupaten Bekasi harus membangun kewaspadaan terhadap potensi bencana akibat perubahan iklim saat ini, seperti banjir, longsor dan termasuk pohon tumbang di musim hujan ini. 
“Informasi yang disampaikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kita semua perlu kewaspadaan yang tinggi untuk mengantisipasi bencana alam karena puncak fenomena La Nina di Indonesia akan terjadi di Desember 2020 – Januari 2021, yang berbarengan dengan musim hujan Januari – Februari 2021.” Tutup Imam

Bagikan

PKS Kabupaten Bekasi Beritahukan Lambang Baru PKS ke Tiga Instansi

PKSBekasi, Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Bekasi hari ini (7/12/2020) mengirimkan surat pemberitahuan terkait perubahan lambang baru PKS kepada KPUD Kabupaten Bekasi, Bawaslu Kabupaten Bekasi dan Badan Kesbangpol Kabupaten Bekasi.
Sekretaris Umum DPD PKS Kabupaten Bekasi Imam Hambali mengatakan bahwa pemberitahuan perubahan lambang baru PKS hasil Munas V PKS akhir November 2020 sebagai instruksi DPP yang harus dijalankan oleh struktur di bawahnya. “Kami hari ini berkirim surat agar para stakeholder mengetahui perubahan logo baru PKS”, terangnya.
Imam yang juga Ketua Fraksi PKS DPRD Kabupaten Bekasi juga telah berkirim surat  terkait hal yang sama atas nama Fraksi PKS kepada Sekretariat DPRD Kabupaten Bekasi. PKS perlu memberitahukan perubahan lambang baru PKS sebagai bentuk sosialisasi resmi dari partai politik yang ada di Kabupaten Bekasi.
Lebih lanjut Imam mengatakan, PKS Kabupaten Bekasi telah mengaplikasikan perubahan lambang baru PKS ke dalam semua atribut baik papan nama kantor, kop surat, stempel dan berbagai pakaian resmi PKS.
Imam berharap, dengan pemberitahuan resmi ini, para stakeholder mengetahui perubahan lambang baru PKS. “Lambang baru PKS perlu diketahui oleh semua pihak. Kami telah melakukannya menggunakan sosial media dan bersurat secara resmi”, pungkasnya.

Bagikan